Pembuat QR code statis gratis
Isinya tersimpan di dalam QR code itu sendiri. Tidak ada yang disimpan di server kami, sehingga QR code berfungsi selamanya, bahkan offline.
Apa itu QR code statis
QR code statis menyimpan isinya di kotak-kotak hitam dan putih. Ponsel membaca teks, nomor, atau alamat langsung dari pola, tanpa server di antaranya. Itu sebabnya QR code statis tidak pernah bisa kedaluwarsa: tidak ada yang bisa dimatikan.
Konsekuensinya, QR code statis tidak pernah bisa berubah. Jika Anda mencetak alamat web lalu halamannya pindah, Anda perlu QR code baru. Untuk apa pun yang mungkin berubah, pakai QR code dinamis, yang sama-sama gratis.
Apa saja yang bisa dimasukkan ke QR code statis
- Alamat web. Ponsel langsung membuka halamannya. Pakai hanya untuk alamat yang tidak akan pindah.
- Nomor telepon. Tulis tel: lalu nomor lengkap dengan kode negaranya, misalnya tel:+62211234567. Ponsel lalu menawarkan untuk meneleponnya.
- Alamat email. Tulis mailto: lalu alamat emailnya. Ponsel lalu membuka email baru ke alamat itu.
- Teks biasa. Pesan singkat, nomor seri, atau kode ruangan. Ponsel menampilkan teksnya di layar.
Untuk WiFi dan kartu kontak, pakai generator khusus WiFi dan vCard, yang mengisi format yang tepat untuk Anda.
Cara membuat QR code statis
- Ketik atau tempel isi Anda di kolom di atas.
- Pilih warna jika mau. Tetap gunakan kotak gelap di atas latar terang.
- Tambahkan logo jika perlu. Lalu pilih koreksi kesalahan High, agar QR code tetap bisa dipindai meski bagian tengahnya tertutup.
- Tekan Pratinjau dan pindai QR code di layar dengan ponsel Anda.
- Unduh. Pilih SVG untuk cetak, PNG untuk layar, atau EPS untuk perangkat lunak desain.
Statis atau dinamis: mana yang dipilih
Kedua jenis QR code terlihat sama dan dipindai dengan cara yang sama. Bedanya ada di tempat isinya disimpan.
- Pilih statis jika isinya tidak akan pernah berubah, Anda tidak mau membuat akun, dan QR code harus berfungsi tanpa server apa pun. QR code ini juga berfungsi offline, karena ponsel membaca semuanya dari pola.
- Pilih dinamis jika tujuannya mungkin berubah, seperti menu atau halaman acara. QR code dinamis juga menunjukkan berapa kali dipindai.
QR code statis menampung lebih banyak karakter seiring isinya bertambah panjang, jadi teks panjang membuat kotak-kotaknya lebih kecil. QR code dinamis selalu hanya menyimpan link pendek, jadi polanya tetap sederhana.
Apa yang terjadi saat seseorang memindainya
- Mereka membuka kamera. Kamera bawaan di iPhone dan Android bisa membaca QR code. Tidak perlu aplikasi.
- Ponsel membaca isinya. Ponsel menampilkan teks, atau tombol untuk membuka halaman, menelepon nomor, atau menulis email.
- Mereka mengetuk untuk lanjut. Tidak ada yang melewati server kami, jadi pemindaian teks dan nomor telepon tetap berfungsi tanpa sinyal.
Kesalahan yang sering terjadi
- Mencetak link yang nantinya pindah. Jika halaman mungkin diganti namanya atau dihapus, pakai QR code dinamis.
- Alamat yang panjang. Tag pelacakan di akhir alamat web membuat QR code padat. Pakai alamat terpendek yang masih berfungsi.
- Menguji hanya di layar. QR code yang bisa dipindai di monitor bisa gagal di kertas. Cetak contoh dulu.
Koreksi kesalahan
Koreksi kesalahan memungkinkan ponsel membaca QR code yang tergores, kotor, atau sebagian tertutup logo. Level Medium cocok untuk sebagian besar penggunaan. Pilih High jika Anda menambahkan logo atau QR code akan dicetak di luar ruangan. Level yang lebih tinggi membuat QR code lebih padat, jadi cetak sedikit lebih besar.
Warna dan logo
- Kontras. Ponsel mencari kotak gelap di atas latar terang. Warna pucat, dan kotak terang di atas latar gelap, kurang andal saat dipindai.
- Ukuran logo. Buat logo kecil dan letakkan di tengah. Logo yang menutupi kotak di sudut membuat QR code tidak bisa dipindai.
- Uji. Setiap kali mengubah warna atau logo, pindai lagi pratinjaunya dengan dua ponsel.
Penggunaan yang cocok untuk QR code statis
- Label peralatan. Nomor telepon layanan atau nomor seri pada mesin.
- Label museum dan taman. Teks singkat yang dibaca pengunjung di ponselnya.
- Undangan. Halaman tetap untuk acara yang sudah direncanakan.
- Barang yang memang Anda cetak ulang. Tiket, struk, dan brosur sekali pakai.
- Label perawatan dan daur ulang. Halaman tetap di situs web Anda sendiri yang tidak akan pindah.
- Lembar kerja di kelas. Link ke halaman materi yang Anda kelola sendiri.
Tips mencetak
- Ukuran. Cetak QR code dengan lebar minimal 2 cm. Isi yang lebih panjang perlu QR code yang lebih besar.
- Margin. Sisakan tepi kosong di sekeliling QR code, minimal selebar 4 kotak kecilnya.
- Permukaan kertas. Kertas doff lebih andal dipindai daripada kertas glossy di bawah lampu terang.
- Contoh cetak. Pindai contoh cetak dengan dua ponsel sebelum memesan seluruh cetakan.
Contoh
Pertanyaan
Apakah QR code statis bisa kedaluwarsa?
Tidak. Isinya ada di dalam pola, jadi tidak ada yang bisa dimatikan. QR code tetap berfungsi selama teks atau halaman di dalamnya masih benar.
Bisakah saya mengedit QR code statis setelah dicetak?
Tidak. Isinya tetap di dalam pola. Jika isinya mungkin berubah, buat QR code dinamis saja, yang juga gratis.
Apakah QR code statis menghitung pindaian?
Tidak. Tidak ada server di antara ponsel dan halaman, jadi tidak ada yang bisa menghitung pindaian. QR code dinamis menunjukkan berapa kali QR code dipindai.
File mana yang sebaiknya saya unduh?
SVG untuk cetak, PNG untuk layar, dan EPS untuk software desain. SVG tetap tajam di ukuran berapa pun.
Bisakah saya menaruh logo di tengah?
Bisa. Pilih koreksi kesalahan Tinggi agar ponsel tetap bisa membaca QR code meski sebagian tertutup, dan cetak sedikit lebih besar.
Tidak ada QR code yang dibuat di sini yang dimatikan karena tidak membayar. Baca janji kami.